NCC Chairman Repdem Masinton Pasaribu, said chairman of the House of Representatives a statement about the dissolution of the Commission Marzuki Ali and forgive actual corrupt reinforce to the public, anti-corruption slogan of the Democratic Party and the President is just as empty pepesan.
This can be seen from the many criminal cases of corruption committed cadre of the Democratic Party began the caretaker board until the board of the central branch of Democrats. "There are mayors, regents, governors, parliament until Parliament from his party as the perpetrator of corruption SBY bright confirm publicly that the Democratic Party as a hotbed of corruption," said Masinton, Sunday (31/07/2011) to the media.
Wrap the falsehoods that had been packed neatly SBY and his party with political imagery, sarcastically Masinton, now began to open packs of falsehood, and people can see with the naked eye, the contents of the package turns out pepesan imaging lies empty alias.
"Throughout the prosecution, police and judiciary have not worked professionally prevention and prosecution of crimes, then the presence of anti-corruption Commission as an institution in Indonesia to remain relevant. However, the KPK and recruitment agencies KPK commissioners should be evaluated as well," said Masinton.
"Because the crime of corruption is an extraordinary crime, the KPK leadership must be filled by people who have the courage and commitment to eradicating corruption," he said.
During this time, continued Masinton, KPK ketidakprofesionalan even many shortcomings in the handling of corruption cases involving officials dilingkar power. Among others; bailout Century Bank, tax mafia cases, cases of procurement of railway carriages, travel case and check Nunun Nurbaeti Miranda Gultom, fat accounts belonging to the national police generals.
"As well as cases of bribery and corruption involving cadres of the Democratic Party. Do not blame the people, if KPK doubt its performance, including the government's performance in a fair law enforcement. And also if the people do not blame the Democrats hive corrupt judge," said Masinton Pasaribu.
Tampilkan postingan dengan label By Devarco. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label By Devarco. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 30 Juli 2011
Kamis, 16 Juni 2011
Inilah Lima Negara Paling Berbahaya di Dunia Bagi Kaum Perempuan
Di bawah penjajahan pasukan koalisi AS, Afghanistan menjadi tempat paling berbahaya di dunia bagi kaum perempuan. Setelah Afghanistan, tempat kedua paling berbahaya di dunia bagi perempuan adalah Kongo, karena maraknya perkosaan terhadap perempuan di negeri Afrika itu.
Hasil survei Thomson Reuters Foundation menyebutkan, konflik yang terus berlanjut, penjajahan AS, serangan udara pasukan NATO, dan tradisi membuat Afghanistan menjadi tempat yang paling berbahaya bagi kaum perempuan. Kekerasan, buruknya layanan kesehatan dan kemiskinan mempengaruhi kehidupan kaum perempuan Afghanistan.
Survei dilakukan dengan menanyakan pada 213 pakar gender dari lima benua tentang negara-negara yang dianggap berbahaya dan beresiko tinggi bagi perempuan, berdasarkan ranking. Resiko dibagi menjadi enam bagian antara lain, layanan kesehatan, kekerasan seksual, kekerasan nonseksual, pengaruh budaya dan agama, minimnya akses terhadap sumber daya, dan ancaman perdagangan perempuan.
Beberapa pakar menambahkan ancaman lainnya yang dihadapi perempuan, yang kadang kurang mendapat perhatian, seperti ancaman menjadi korban serangan bom, penembakan, pelemparan batu (hukuman bagi perempuan muslim yang dituduh berzina) serta ancaman perkosaan yang dilakukan secara sistematis terhadap kaum perempuan yang berada di wilayah konflik.
Di Afghanistan, kaum perempuan menghadapi tiga resiko, antara lain buruknya layanan kesehatan, kekerasan nonseksual dan minimnya akses ke sumber-sumber ekonomi. Tingkat kematian ibu di Afghanistan cukup tinggi karena kemisikinan dan terbatasnya akses ke dokter dan rumah sakit. Menurut data UNICEF, di Afghanistan dari 11 ibu melahirkan, terjadi satu kasus kematian ibu saat melahirkan.
Negara kedua paling berbahaya bagi perempuan adalah Kongo. Menurut survei TrustLaw, kaum perempuan di Kongo menghadapi ancaman perkosaan dalam level yang mengerikan. Setiap tahunnya, lebih dari 400.000 perempuan di Kongo menjadi korban perkosaan sehingga PBB menyebut Kongo sebagai "ibukota perkosaan di dunia".
Negara lainnya, yang masuk dalam daftar teratas negara paling berbahaya bagi perempuan adalah Pakistan di urutan ketiga, India di urutan keempatdan dan Somalia di urutan kelima. Perempuan di ketiga negara ini menghadapi ancaman mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi ekonomi, serangan dengan menggunakan zat asam, sunat bagi perempuan secara paksa, dan target pembunuhan atas dasar tradisi menjaga kehormatan keluarga.
Data Komisi Hak Asasi Manusia di Pakistan menyebutkan, setiap tahunnya ada 1.000 perempuan Pakistan yang menjadi korban pembunuhan atas dasar tradisi menjaga kehormatan keluarga.
Sementara kaum perempuan di India, menghadapi ancaman aborsi dan perdagangan perempuan. Sedangkan di Somalia, tingkat kematian ibu saat melahirkan yang cukup tinggi, perkosaan dan sunat secara paksa menjadi ancaman dominan bagi kaum perempuan di negeri itu. (kw/CD)
Hasil survei Thomson Reuters Foundation menyebutkan, konflik yang terus berlanjut, penjajahan AS, serangan udara pasukan NATO, dan tradisi membuat Afghanistan menjadi tempat yang paling berbahaya bagi kaum perempuan. Kekerasan, buruknya layanan kesehatan dan kemiskinan mempengaruhi kehidupan kaum perempuan Afghanistan.
Survei dilakukan dengan menanyakan pada 213 pakar gender dari lima benua tentang negara-negara yang dianggap berbahaya dan beresiko tinggi bagi perempuan, berdasarkan ranking. Resiko dibagi menjadi enam bagian antara lain, layanan kesehatan, kekerasan seksual, kekerasan nonseksual, pengaruh budaya dan agama, minimnya akses terhadap sumber daya, dan ancaman perdagangan perempuan.
Beberapa pakar menambahkan ancaman lainnya yang dihadapi perempuan, yang kadang kurang mendapat perhatian, seperti ancaman menjadi korban serangan bom, penembakan, pelemparan batu (hukuman bagi perempuan muslim yang dituduh berzina) serta ancaman perkosaan yang dilakukan secara sistematis terhadap kaum perempuan yang berada di wilayah konflik.
Di Afghanistan, kaum perempuan menghadapi tiga resiko, antara lain buruknya layanan kesehatan, kekerasan nonseksual dan minimnya akses ke sumber-sumber ekonomi. Tingkat kematian ibu di Afghanistan cukup tinggi karena kemisikinan dan terbatasnya akses ke dokter dan rumah sakit. Menurut data UNICEF, di Afghanistan dari 11 ibu melahirkan, terjadi satu kasus kematian ibu saat melahirkan.
Negara kedua paling berbahaya bagi perempuan adalah Kongo. Menurut survei TrustLaw, kaum perempuan di Kongo menghadapi ancaman perkosaan dalam level yang mengerikan. Setiap tahunnya, lebih dari 400.000 perempuan di Kongo menjadi korban perkosaan sehingga PBB menyebut Kongo sebagai "ibukota perkosaan di dunia".
Negara lainnya, yang masuk dalam daftar teratas negara paling berbahaya bagi perempuan adalah Pakistan di urutan ketiga, India di urutan keempatdan dan Somalia di urutan kelima. Perempuan di ketiga negara ini menghadapi ancaman mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi ekonomi, serangan dengan menggunakan zat asam, sunat bagi perempuan secara paksa, dan target pembunuhan atas dasar tradisi menjaga kehormatan keluarga.
Data Komisi Hak Asasi Manusia di Pakistan menyebutkan, setiap tahunnya ada 1.000 perempuan Pakistan yang menjadi korban pembunuhan atas dasar tradisi menjaga kehormatan keluarga.
Sementara kaum perempuan di India, menghadapi ancaman aborsi dan perdagangan perempuan. Sedangkan di Somalia, tingkat kematian ibu saat melahirkan yang cukup tinggi, perkosaan dan sunat secara paksa menjadi ancaman dominan bagi kaum perempuan di negeri itu. (kw/CD)
Beredar Robot Seks di China
Robot seharga Rp41,9 juta itu menyasar pria yang terlampau sibuk memiliki pasangan nyata.
MEDIAXI
news - Sebuah perusahaan di China meluncurkan robot seks terbaru. Kelebihannya, robot cantik ini diklaim dapat berkomunikasi dan mengenali pemiliknya.
Adalah Love Sex yang mencipta robot itu. Dengan postur ideal setinggi 165,1 sentimeter, sang produsen menerapkan kulit sintetis lembut dan otot dari silikon gel yang terangkai dengan kerangka logam berteknologi modern.
Manajer Love Sex, Li Jian, mengatakan, robot seharga £3.000 atau sekitar Rp41,9 juta itu menyasar pria eksekutif bergaji tinggi yang terlampau sibuk untuk memiliki pasangan nyata.
Ketika memutuskan membeli, pelanggan dapat memilih wajah dan sosok robot pujaan. Robot pilihan kemudian akan diprogram untuk mengenali wajah pemiliknya. Sekaligus diprogram menentukan pilihan bahasa untuk bercakap-cakap dengan pemiliknya.
Li Jian mengatakan, robot itu dilengkapi dengan remote control untuk mengendalikan pergerakan dari jarak jauh. Dengan menekan salah satu tombol remote, robot itu juga bisa mengubah posisinya, bahkan menggetarkan salah satu bagian tubuhnya.
Menamcing penasaran atas klaim kecanggihannya, boneka seks ini berhasil menciptakan kerumunan orang saat hadir di sebuah pameran di Sex Culture Exhibition di Xi'an, Provinsi Shaanxi.
Robot seks ini menawarkan alternatif bagi penggemar boneka seks. Sang produsen mengklaim, robot seks lebih terkesan realistis dibandingkan boneka seks yang sudah banyak beredar.
Robot seks pertama mulai dijual bebas di Amerika pada awal tahun 2010 silam. TrueCompanion, sang produsen menklaim produk yang mereka namai 'Roxxxy' sebagai robot seks pertama di dunia. Boneka robot ini dirancang khusus sebagai teman kencan.
Robot dilengkapi dengan program inteligensia buatan untuk mempelajari hal-hal yang disukai maupun yang tidak disukai pemakai.
"Dia akan mampu berbicara, mendengarkan, mengikuti percakapan, dan merasakan sentuhan sekaligus menjadi teman sejati Anda," demikian menurut keterangan TrueCompanion dalam laman mereka. "Dia bisa mengalami orgasme saat Anda menyentuhnya."
MEDIAXI
news - Sebuah perusahaan di China meluncurkan robot seks terbaru. Kelebihannya, robot cantik ini diklaim dapat berkomunikasi dan mengenali pemiliknya.
Adalah Love Sex yang mencipta robot itu. Dengan postur ideal setinggi 165,1 sentimeter, sang produsen menerapkan kulit sintetis lembut dan otot dari silikon gel yang terangkai dengan kerangka logam berteknologi modern.
Manajer Love Sex, Li Jian, mengatakan, robot seharga £3.000 atau sekitar Rp41,9 juta itu menyasar pria eksekutif bergaji tinggi yang terlampau sibuk untuk memiliki pasangan nyata.
Ketika memutuskan membeli, pelanggan dapat memilih wajah dan sosok robot pujaan. Robot pilihan kemudian akan diprogram untuk mengenali wajah pemiliknya. Sekaligus diprogram menentukan pilihan bahasa untuk bercakap-cakap dengan pemiliknya.
Li Jian mengatakan, robot itu dilengkapi dengan remote control untuk mengendalikan pergerakan dari jarak jauh. Dengan menekan salah satu tombol remote, robot itu juga bisa mengubah posisinya, bahkan menggetarkan salah satu bagian tubuhnya.
Menamcing penasaran atas klaim kecanggihannya, boneka seks ini berhasil menciptakan kerumunan orang saat hadir di sebuah pameran di Sex Culture Exhibition di Xi'an, Provinsi Shaanxi.
Robot seks ini menawarkan alternatif bagi penggemar boneka seks. Sang produsen mengklaim, robot seks lebih terkesan realistis dibandingkan boneka seks yang sudah banyak beredar.
Robot seks pertama mulai dijual bebas di Amerika pada awal tahun 2010 silam. TrueCompanion, sang produsen menklaim produk yang mereka namai 'Roxxxy' sebagai robot seks pertama di dunia. Boneka robot ini dirancang khusus sebagai teman kencan.
Robot dilengkapi dengan program inteligensia buatan untuk mempelajari hal-hal yang disukai maupun yang tidak disukai pemakai.
"Dia akan mampu berbicara, mendengarkan, mengikuti percakapan, dan merasakan sentuhan sekaligus menjadi teman sejati Anda," demikian menurut keterangan TrueCompanion dalam laman mereka. "Dia bisa mengalami orgasme saat Anda menyentuhnya."
Rabu, 15 Juni 2011
Batas.Kemiskinan.Berbeda.Rapat.RAPBN.2012.Dibubarkan
Batas Kemiskinan Berbeda, Rapat RAPBN 2012 Dibubarkan
Selasa, 14 Juni 2011 | 07:12 WIB
JAKARTA, MEDIAXINEWS
— Pimpinan Komisi XI DPR membubarkan rapat kerja dengan Menteri Keuangan yang mengagendakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012.
Hal itu karena informasi batas garis kemiskinan yang disampaikan pemerintah tidak sama. Garis kemiskinan yang ditetapkan Badan Pusat Statistik adalah setara 1,5 dollar AS atau Rp 12.000 sehari, padahal dalam usul Menkeu pada level Rp 7.000 per hari.
”Ini pembohongan (terhadap) publik, sebaiknya rapat dibubarkan saja,” ujar pemimpin rapat, Harry Azhar Azis, di Jakarta, Senin (13/6/2011).
Batas garis kemiskinan yang saat ini ditetapkan pemerintah sebesar Rp 212.000 per orang per bulan dipertanyakan kalangan DPR karena jauh di bawah garis kemiskinan negara yang lebih tertinggal, seperti Vietnam, yakni Rp 450.000 per bulan.
Batas itu terlalu rendah karena orang yang berpenghasilan setara upah minimum provinsi pun belum tentu sejahtera.
”UMP terendah itu di Jawa Tengah, yakni Rp 675.000, sedangkan batas garis kemiskinan versi pemerintah Rp 212.000. Apakah orang yang berpenghasilan Rp 300.000 mau digolongkan hidup layak? Belum tentu mau,” ujar anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dolphie.
Selasa, 14 Juni 2011 | 07:12 WIB
JAKARTA, MEDIAXINEWS
— Pimpinan Komisi XI DPR membubarkan rapat kerja dengan Menteri Keuangan yang mengagendakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012.
Hal itu karena informasi batas garis kemiskinan yang disampaikan pemerintah tidak sama. Garis kemiskinan yang ditetapkan Badan Pusat Statistik adalah setara 1,5 dollar AS atau Rp 12.000 sehari, padahal dalam usul Menkeu pada level Rp 7.000 per hari.
”Ini pembohongan (terhadap) publik, sebaiknya rapat dibubarkan saja,” ujar pemimpin rapat, Harry Azhar Azis, di Jakarta, Senin (13/6/2011).
Batas garis kemiskinan yang saat ini ditetapkan pemerintah sebesar Rp 212.000 per orang per bulan dipertanyakan kalangan DPR karena jauh di bawah garis kemiskinan negara yang lebih tertinggal, seperti Vietnam, yakni Rp 450.000 per bulan.
Batas itu terlalu rendah karena orang yang berpenghasilan setara upah minimum provinsi pun belum tentu sejahtera.
”UMP terendah itu di Jawa Tengah, yakni Rp 675.000, sedangkan batas garis kemiskinan versi pemerintah Rp 212.000. Apakah orang yang berpenghasilan Rp 300.000 mau digolongkan hidup layak? Belum tentu mau,” ujar anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dolphie.
Minggu, 12 Juni 2011
Iran champion Stage VII A, Mak Itam Waiting in Singkarak
Sunday, 12/06/2011 13:04 pm
MEDIAXINEWS - SOLOK Stage VII-A (Padangpanjang-Lake Twins) Tour de Singkarak (TDS) in 2011 succeeded rider conquered Iran, Golakhour Pouseyedi. WAG of the Azad University in Iran had managed to reach the finish first with a record time 2 Hours 48 Minutes 15 seconds.
Mates followed Golakhour timnnya, Amir Zargari in second place and Ki Ho Choi (Hong Kong Team) in third place. They are both only a few seconds adrift of Golakhour.
In addition, Golakhour will lead the riders on the Stage VIIB (Twin Lakes-Lake Batur). Because the stage is 109 km, he managed to wear the Yellow Jersey.
At Stage VII B (Twin Lakes-Lake Batur) is 70, 8 Km, the rider at the finish line will be awaited by Train Legandaris Mak Itam
Chan Jae Jang Cover with sweet TDS
Sunday, 12/06/2011 15:08 pm
MEDIAXINEWS
- SOLOK-Final stage of Tour de Singkarak (TDS) in 2011 closed with a sweet by Chan Jae Jang with a lead finish in Singkarak, Sunday (06/12).
WAG Trengganu Asia Pro Cycling Team that scrape through Stage VII B (Twin Lakes-Lake Batur), a distance of 70.8 km in 1 hour 28 minutes 15 seconds. Followed by diocesan Waseso (United Bike Kencana) on the second position and Shih Hsin Hsiao (Action Cycling Team) was third.
Very special arrival of South Korea's young rider with the other riders were greeted by TDS 2011 Mak Itam Legendary Train Station, Lake Batur.
Moreover, noise and enthusiasm of people at the time welcomed the rider is very pronounced. Because this is the closing stage of the TDS 2011. So society has been waiting for the rider who started from Twin Lake, Alahan Panjang, Solok City.
MEDIAXINEWS
- SOLOK-Final stage of Tour de Singkarak (TDS) in 2011 closed with a sweet by Chan Jae Jang with a lead finish in Singkarak, Sunday (06/12).
WAG Trengganu Asia Pro Cycling Team that scrape through Stage VII B (Twin Lakes-Lake Batur), a distance of 70.8 km in 1 hour 28 minutes 15 seconds. Followed by diocesan Waseso (United Bike Kencana) on the second position and Shih Hsin Hsiao (Action Cycling Team) was third.
Very special arrival of South Korea's young rider with the other riders were greeted by TDS 2011 Mak Itam Legendary Train Station, Lake Batur.
Moreover, noise and enthusiasm of people at the time welcomed the rider is very pronounced. Because this is the closing stage of the TDS 2011. So society has been waiting for the rider who started from Twin Lake, Alahan Panjang, Solok City.
FURTHER PROMOTE TOURISM AND TDS Documented Late Stage of Air Through Video
Sunday, 12/06/2011 11:00 WIB
MEDIAXINEWS- SOLOK-Something special in the last two stages of Tour de Singkarak (TDS), 2011, Sunday (06/12). At Stage VII A and VII B of the rider will take photos and video from the air via helicopter. The chopper is the assistance the Government of West Sumatra Province (Sumatra).
"By using heikopter definite picture TDs 2011 race will be more attractive,"said the Governor of West Sumatra, Irwan Prayitno.
It is said Irwan, the photographs and videos taken by helicopter is one of hope from the Ministry of Culture and Tourism, Jero Wacik, to capture the moment TDS 2011 from the air. It was announced by the Minister at the opening of the 2011 TDS ago.
Photos and video from the air, said Irwan, nantiya could be one container to promote the natural beauty of West Sumatra. Especially foreign tourists. Moreover, in two TDs this has not been done.
Two of the last stage is preserved in photographs and videos of air because it is considered as the best stage. For this two-stage through one of the Lake Singakarak Icon TDS.
Stage VII A travel a distance of 107.5 km. Starting from Padangpanjang and ending at Twin Lakes. Later Stage VII B will travel a distance of 70.8 km. Starting from Twin Lakes to the Port of Lake Batur.
MEDIAXINEWS- SOLOK-Something special in the last two stages of Tour de Singkarak (TDS), 2011, Sunday (06/12). At Stage VII A and VII B of the rider will take photos and video from the air via helicopter. The chopper is the assistance the Government of West Sumatra Province (Sumatra).
"By using heikopter definite picture TDs 2011 race will be more attractive,"said the Governor of West Sumatra, Irwan Prayitno.
It is said Irwan, the photographs and videos taken by helicopter is one of hope from the Ministry of Culture and Tourism, Jero Wacik, to capture the moment TDS 2011 from the air. It was announced by the Minister at the opening of the 2011 TDS ago.
Photos and video from the air, said Irwan, nantiya could be one container to promote the natural beauty of West Sumatra. Especially foreign tourists. Moreover, in two TDs this has not been done.
Two of the last stage is preserved in photographs and videos of air because it is considered as the best stage. For this two-stage through one of the Lake Singakarak Icon TDS.
Stage VII A travel a distance of 107.5 km. Starting from Padangpanjang and ending at Twin Lakes. Later Stage VII B will travel a distance of 70.8 km. Starting from Twin Lakes to the Port of Lake Batur.
Three Champion Falling From Stage
Sunday, 12/06/2011 12:42 pm
MediaXinews
- SOLOK - WAG who became champion at Stage VII A (Padangpanjang-Pier Lake Below) Tour de Singkarak (TDS) in 2011 fell from the victory podium on Sunday (06/12). When about to take a picture together after the ceremony of giving medals to the three riders who reach the finish first in the stage is 105.6 km.
The incident happened after embedding awards to three winners rider Stage VII A, Golakhour Pouseyedi (Azad University of Iran), Amir Zargari (Azad University of Iran) and Ki Ho Choi (Hong Kong Team). When going to a photo with the stage as high as 50 Cm it suddenly collapsed. Suddenly when the three winners who were on the podium of honor fell. As a result they were shocked.
Although the incident had made them falling, but all three still smiling. Even the pictures directly along with several guests of honor at Pier Twin Lake, Alahan Panjang, Solok regency it.
Responding to minor incidents that the Regent of Solok, Syamsu Rahim, said that it was common place. And do not be dramatized by the media. Because it is a technical error. "Naturally there was a mistake, we humans really. We also apologize to the rider on this insisden," said the former mayor of Solok.
In these stages, Golakhour Pouseyedi (Azad University of Iran) managed to reach the finish first with a record time 2 Hours 48 Minutes 15 seconds. Followed by Amir Zargari (Azad University of Iran) in second place and Ki Ho Choi (Hong Kong Team) in third place.
Rider on Stage VII B (Twin Lakes-Lake Batur) will be led by Golakhour Pouseyedi (Azad University of Iran) who earned the Yellow Jersey. Stage is going through a distance of 70, 8 Km.
MediaXinews
- SOLOK - WAG who became champion at Stage VII A (Padangpanjang-Pier Lake Below) Tour de Singkarak (TDS) in 2011 fell from the victory podium on Sunday (06/12). When about to take a picture together after the ceremony of giving medals to the three riders who reach the finish first in the stage is 105.6 km.
The incident happened after embedding awards to three winners rider Stage VII A, Golakhour Pouseyedi (Azad University of Iran), Amir Zargari (Azad University of Iran) and Ki Ho Choi (Hong Kong Team). When going to a photo with the stage as high as 50 Cm it suddenly collapsed. Suddenly when the three winners who were on the podium of honor fell. As a result they were shocked.
Although the incident had made them falling, but all three still smiling. Even the pictures directly along with several guests of honor at Pier Twin Lake, Alahan Panjang, Solok regency it.
Responding to minor incidents that the Regent of Solok, Syamsu Rahim, said that it was common place. And do not be dramatized by the media. Because it is a technical error. "Naturally there was a mistake, we humans really. We also apologize to the rider on this insisden," said the former mayor of Solok.
In these stages, Golakhour Pouseyedi (Azad University of Iran) managed to reach the finish first with a record time 2 Hours 48 Minutes 15 seconds. Followed by Amir Zargari (Azad University of Iran) in second place and Ki Ho Choi (Hong Kong Team) in third place.
Rider on Stage VII B (Twin Lakes-Lake Batur) will be led by Golakhour Pouseyedi (Azad University of Iran) who earned the Yellow Jersey. Stage is going through a distance of 70, 8 Km.
Langganan:
Postingan (Atom)






